Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

#2

Dapatkah aku melihatmu terus tersenyum di depanku? Dapatkah aku melihatmu bersama tetesan keringatmu? Dapatkah aku selalu melihat langkah dan gerakan seluruh tubuhmu di depanku? Menyenangkan.Sangat menyenangkan melihatmu di depanku saat itu. Dengan dentuman beat musik yang menjadi ritme dalam gerakmu, membuatmu semakin bersemangat dan tersenyum bahagia. Lelah sudah pasti yang kamu rasa. Tapi itu semua tertutup dengan senyummu. Senyum yang tertuju bukan untukku,  tapi karena kepuasan yang kamu rasakan. Tanpa kamu sadari, aku memperhatikan setiap semangat yang kamu sampaikan dalam hentakan kaki dan gerak badanmu. Terus mengulang dan mengulang setiap kekurangan dan kesalahan kecil yang kamu sadari untuk diperbaiki, hingga kepuasan terasa atas kesempurnaan yang tercapai. 1 jam berlalu dengan cepat. Tak terasa waktu memaksamu untuk menyelesaikan hari ini. Sedih ketika melihatmu mulai membereskan setiap barangmu dan bersiap untuk pulang bersama kepuasanmu. I...

#1

#1 Sakit ketika merasakannya darimu.Tapi aneh jika merasakannya dari orang lain. Absurd kan? Tapi terus dilakukan. Maunya apa? Sangat aneh, tapi tidak peduli sesakit apa yang dirasa, dengan sengaja akan terus dilakukan. Hak dan kewajiban yang paaaaaaalllliiiinnnngggggg aneh di hidup ini yang dilakukan maupun dirasakan oleh setiap manusia. Walaupun aneh tapi disyukuri. Semakin absurd. Semakin dalam semakin gelap. Namun dalam gelapnya dan rumitnya labirin ke absurd'an ini, terlihat sebuah petunjuk bahwa ada ujung yang terlihat. Hanya tampak samar karena kecilnya ujung itu dari posisi kita. Mencoba untuk melangkahkan kaki untuk mencapai titik tsb. Tapi.. semakin berusaha, semakin aku masuk dan tersesat di dalam labirin gelap ini. susah. sangat susah mencapainya. Segala macam cara, ide, dan apapun itu sudah dilakukan, sampai pada akhirnya lelah tidak dapat tertahan. Akhirnya diam dan menunggu datangnya pertolongan yang selalu menjadi pilihan untuk membawa ku kesana. Tapi kapan dat...

Write Something

Start. Halo kertas dan pena. akhirnya aku beranikan diri untuk mulai coret coret di sebuah lembar kertas elektronik ini. akan aku tuangkan dan kucoret kertas elektronik ini dengan penaku se absurd dan seabstrak mungkin tidak peduli bagaimana orang akan menilai dan berkomentar apa maksud dari apa yang kulakukan. Apapun yang aku pikirkan, rasakan, lihat, dan kudengar, semua akan ku sampaikan disini. Mungkin aneh ketika dilihat dan dibaca, aku tidak pandai untuk menulis dan merangkai kata demi kata menjadi kalimat yang dapat mudah dipahami. Tapi.. ya sudahlah, cause i just want to write something.