#1
#1
Sakit ketika merasakannya darimu.Tapi aneh jika merasakannya dari orang lain. Absurd kan? Tapi terus dilakukan. Maunya apa? Sangat aneh, tapi tidak peduli sesakit apa yang dirasa, dengan sengaja akan terus dilakukan. Hak dan kewajiban yang paaaaaaalllliiiinnnngggggg aneh di hidup ini yang dilakukan maupun dirasakan oleh setiap manusia. Walaupun aneh tapi disyukuri. Semakin absurd. Semakin dalam semakin gelap. Namun dalam gelapnya dan rumitnya labirin ke absurd'an ini, terlihat sebuah petunjuk bahwa ada ujung yang terlihat. Hanya tampak samar karena kecilnya ujung itu dari posisi kita. Mencoba untuk melangkahkan kaki untuk mencapai titik tsb. Tapi.. semakin berusaha, semakin aku masuk dan tersesat di dalam labirin gelap ini.
susah.
sangat susah mencapainya.
Segala macam cara, ide, dan apapun itu sudah dilakukan, sampai pada akhirnya lelah tidak dapat tertahan. Akhirnya diam dan menunggu datangnya pertolongan yang selalu menjadi pilihan untuk membawa ku kesana. Tapi kapan datangnya?? Sedangkan labirin ini semakin berkesan aneh dan menakutkan.
Ya, kesan yang ku rasakan mengintimidasi hidupku
God, what should i do?!
"lihat sebelahmu ada siapa?" Apakah dia yang akan menolongku?
"Tentu!"
"dia yang akan menolongmu!"
lhoh, bukannya dia yang membuatku berada dalam labirin hak dan kewajiban ini?
yang membuatku sakit berada dalam hak dan kewajiban ini?
"yap tepat sekali! dia yang membawamu untuk masuk kedalam labirin ini.."
........
Lalu??
"Jangan tanya dan mengeluh padanya."
"Karena dia lah yang akan menemanimu menuju titik itu. Menuju ujung dari labirin ini.
Langkahmu tidak akan terlihat, tapi dia akan membantu untuk melangkah.
dia akan melengkapi langkahmu, menggengam erat tanganmu sampai kamu berada di ujung bersamanya.
Gelapnya labirin membuat semakin susah langkahmu, tapi dia akan membantu, tidak akan pernah meninggalkanmu, bahkan dia akan selalu bersamamu sampai ujung."
Tapi kadang aku takut, karena aku tidak dapat melihat dia.
"percayalah."
"percayalah pada hatimu, bahwa dia tidak akan pergi meninggalkkanmu dalam gelap ini."
Akan terasa aneh diawal karena siapa dia aku tidak tahu.
Namun sejalan dengan langkahku, aku mulai bisa melihatnya!
bahagia ku tak terbendung.
Tapi...
Kenapa sekarang dia berada di depanku, namun aku tak sanggup untuk menggenggam tangannya?
aku takut tersesat lagi.
aku takut tidak dapat melihatnya lagi.
"Aku memberikanmu hati untuk percaya, Aku memberikanmu hati untuk wadah perasaan spesial yang Aku beri"
Sekali lagi, kepercayaan dan perasaan spesial yang menarik dan menyatukan kembali.
aku bisa menggenggamu kembali. Walaupun langkahku sering terjatuh untuk menggenggammu, terjal, dan panjang. Namun aku akan menggenggamu kembali.
Jangan terlalu jauh dariku, karena disini aku mengejarmu.
Layaknya pemain basket yang selalu mengejar kemanapun bola berlari, aku akan mengerjarmu, mermpertahankanmu, menjagamu, dan bersama menuju ujung dari labirin ini.
Just stay in my life, and we can make it happen.
I dont need more in this life. All i want is just with you.
Until we grow old together, until at finish line
I love to life with you.
Walaupun bersamamu adalah sakit yang kusengaja, tapi aku bahagia dan merasa bebas bersamamu.
Akan terasa aneh jika aku merasakan dari yang lain. Karena hanya darimu aku merasakan sakit yang tidak biasa, sakit yang bisa membuatku tersenyum ketika bersamamu.
ya.
hanya bersamamu,
I love to life with you
Sakit ketika merasakannya darimu.Tapi aneh jika merasakannya dari orang lain. Absurd kan? Tapi terus dilakukan. Maunya apa? Sangat aneh, tapi tidak peduli sesakit apa yang dirasa, dengan sengaja akan terus dilakukan. Hak dan kewajiban yang paaaaaaalllliiiinnnngggggg aneh di hidup ini yang dilakukan maupun dirasakan oleh setiap manusia. Walaupun aneh tapi disyukuri. Semakin absurd. Semakin dalam semakin gelap. Namun dalam gelapnya dan rumitnya labirin ke absurd'an ini, terlihat sebuah petunjuk bahwa ada ujung yang terlihat. Hanya tampak samar karena kecilnya ujung itu dari posisi kita. Mencoba untuk melangkahkan kaki untuk mencapai titik tsb. Tapi.. semakin berusaha, semakin aku masuk dan tersesat di dalam labirin gelap ini.
susah.
sangat susah mencapainya.
Segala macam cara, ide, dan apapun itu sudah dilakukan, sampai pada akhirnya lelah tidak dapat tertahan. Akhirnya diam dan menunggu datangnya pertolongan yang selalu menjadi pilihan untuk membawa ku kesana. Tapi kapan datangnya?? Sedangkan labirin ini semakin berkesan aneh dan menakutkan.
Ya, kesan yang ku rasakan mengintimidasi hidupku
God, what should i do?!
"lihat sebelahmu ada siapa?" Apakah dia yang akan menolongku?
"Tentu!"
"dia yang akan menolongmu!"
lhoh, bukannya dia yang membuatku berada dalam labirin hak dan kewajiban ini?
yang membuatku sakit berada dalam hak dan kewajiban ini?
"yap tepat sekali! dia yang membawamu untuk masuk kedalam labirin ini.."
........
Lalu??
"Jangan tanya dan mengeluh padanya."
"Karena dia lah yang akan menemanimu menuju titik itu. Menuju ujung dari labirin ini.
Langkahmu tidak akan terlihat, tapi dia akan membantu untuk melangkah.
dia akan melengkapi langkahmu, menggengam erat tanganmu sampai kamu berada di ujung bersamanya.
Gelapnya labirin membuat semakin susah langkahmu, tapi dia akan membantu, tidak akan pernah meninggalkanmu, bahkan dia akan selalu bersamamu sampai ujung."
Tapi kadang aku takut, karena aku tidak dapat melihat dia.
"percayalah."
"percayalah pada hatimu, bahwa dia tidak akan pergi meninggalkkanmu dalam gelap ini."
Akan terasa aneh diawal karena siapa dia aku tidak tahu.
Namun sejalan dengan langkahku, aku mulai bisa melihatnya!
bahagia ku tak terbendung.
Tapi...
Kenapa sekarang dia berada di depanku, namun aku tak sanggup untuk menggenggam tangannya?
aku takut tersesat lagi.
aku takut tidak dapat melihatnya lagi.
"Aku memberikanmu hati untuk percaya, Aku memberikanmu hati untuk wadah perasaan spesial yang Aku beri"
Sekali lagi, kepercayaan dan perasaan spesial yang menarik dan menyatukan kembali.
aku bisa menggenggamu kembali. Walaupun langkahku sering terjatuh untuk menggenggammu, terjal, dan panjang. Namun aku akan menggenggamu kembali.
Jangan terlalu jauh dariku, karena disini aku mengejarmu.
Layaknya pemain basket yang selalu mengejar kemanapun bola berlari, aku akan mengerjarmu, mermpertahankanmu, menjagamu, dan bersama menuju ujung dari labirin ini.
Just stay in my life, and we can make it happen.
I dont need more in this life. All i want is just with you.
Until we grow old together, until at finish line
I love to life with you.
Walaupun bersamamu adalah sakit yang kusengaja, tapi aku bahagia dan merasa bebas bersamamu.
Akan terasa aneh jika aku merasakan dari yang lain. Karena hanya darimu aku merasakan sakit yang tidak biasa, sakit yang bisa membuatku tersenyum ketika bersamamu.
ya.
hanya bersamamu,
I love to life with you
Komentar
Posting Komentar